RSS

Keserakahan Holding Company

11 Mar

Perusahaan induk (Inggris: holding company)

Pengertian :

  • perusahaan yang menjadi perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan. Melalui pengelompokan perusahaan ke dalam induk perusahaan, dimungkinkan terjadinya peningkatan atau penciptaan nilai pasar perusahaan (market value creation).
  • Suatu gabungan atau susunan dari perusahaan-perusahaan yang secara yuridis mandiri, yang terkait satu dengan yang lain begitu erat sehingga membentuk suatu kesatuan ekonomi yang tunduk pada suatu pimpinan dari suatu perusahaan induk sebagai pimpinan sentral
  • Public utility act:
  • Perusahaan yang memiliki/mengawasi atau mempunyai kekuasaan untuk memeberikan suara sebanyak 10% dari suatu perusahaan public
  • Suatu perusahaan yang berada pada posisi mengontrol perusahaan lain dengan dasar kepemilikan saham pada perusahaan lain tersebut.
  • suatu perusahaan yang bertujuan untuk memiliki saham dalam satu atau lebih perusahaan lain dan/atau mengatur satu atau lebih perusahaan laintersebut.

Unsur penting dari suatu konsern :

  • Ada kesatuan dari sudut ekonomi
  • Ada jumlah jamak secara yuridis

Proses hokum pembentukan perusahaan holding :

Prosedur residu :

  • Dalam prosedur residu,perusahaan asal dipecah-pecah sesuai dengan masing-masing sector usaha.

Keterangan Diagram:X :

Perusahaan asalXi : Bagian dari bisnis perusahaan asat yang tidak pertudimandirikan.

X2 : Bagian dari bisnis perusahaan yang pertu dimandirikan

P, Q, R : Pecahan dari perusahaan X2 yang sudah mandiri

A, B, C : Perusahaan yang tetah tertebih dahulu ada, tetapi dengankepemilikan yang sama/berhubungan dengan pemilik X, dansahamnya akan dialihkan ke X.

X3 : Perusahaan holding yang terbentuk akibat proses residu

Prosedur penuh :

  • Masing-masing perusahaan dengan kepemilikan yang sama/berhubungan saling terpencar-pencar,tanpa terkonsentrasi dalam suatu perusahaan holding
  • Yang menjadi perusahaan holding bukan sisa dari perusahaan asal tetapi perusahaan penuh dan mandiri

Keterangan Diagram:

A, B, C, D : Perusahaan-perusahaan dengan kepemilikan yang samalsaling berhubungan.

X : Perusahaan baru dibentuk yang dipersiapkan untukmenjadi perusahaan holding.

Y : Perusahaan lain dengan kepemilikan yang berbeda/tidaksaling berhubungan.: Saham perusahaan anak yang dipegang oleh perusahaanholding.

Tipe A : tipe pembentukan perusahaan baru

Tipe B :Tipe pengambitan perusahaan yang sudah ada tetapi masihdalam kepemilikan yang sama atau saling berhubungan.

Tipe C :Tipe pengakuisisi terlebih dahulu perusahaan yang sudahada dan dengan kepemilikan yang berlainan/tidak saling berhubungan. 5

Prosedur terprogram

  • Dari awal perusahaan yang pertama kali didirikan adalah perusahaan holding
  • Untuk setiap bisnis yang dilakukan, akan dibentuk atau diakuisisi perusahaan lain

Keterangan Diagram

A : Calon Perusahaan Holding

A1 : Perusahaan Holding

B,C,D : Perusahaan baru dibentuk (Anak Perusahaan )

x, Y, Z : Perusahaan lain dengan kepemilikan yang berbeda/tidaksaling berhubungan.

B, C, 0 : Memegang saham dari awal terbentuk perusahaan.

X, Y, Z : Pemegang saham secara akuisisi.

Keuntungan perusahaan holding :

  • Kemadirian resiko
  • Hak pengawasan yang lebih besar
  • Pengontrolan yang lebih mudah dan efektif
  • Operasional yang lebih efisien
  • Kemudahan sumber modal
  • Keakuratan keputusan yang diambil

Manfaat pembentukan holding :

a. Mendorong proses penciptaan nilai (market value creation) dan value enhancement

b. mensubstitusi defisiensi manajemen pada anak-anak perusahaan

c. mengkoordinasikan langkah agar dapat akses ke pasar internasional

d. mencari sumber pendanaan yang lebih murah

e. mengalokasikan kapital dan melakukan investasi yang strategis

f. mengembangkan kemampuan manajemen puncak melalui cross-fertilization.

Prinsip tanggung jawab suatu badan hukum :

  • Prinsip keterbatasan tanggung jawab
  • Secara prinsipil, setiap perbuatan yang dilakukan oleh badan hokum ,maka hanya badan hokum sendiri yang bertanggungjawab

Perluasan tanggung jawab pemegang saham :

  • Perluasan tanggung jawab perusahaan holding berdasarkan peraturan perUUngan
  • Perluasan tanggung jawab perusahaan holding berdasarkan ikatan kontraktual.

Ciri/unsur : Secara ekonomi ada kesatuan, secara yuridis jumlah jamak

Faktor Penentu : Pemilikan Saham ,Perjanjian, Faktor Faktual.

Dalam dunia bisnis, kehadiran holding company merupakan sesuatu yanglumrah, mengingat banyak perusahaan yang telah melakukan kegiatan bisnis yangsudah sedemikian besar dengan berbagai garapan kegiatan, sehingga perusahaan ituperlu dipecah-pecah menurut penggolongan bisnisnya. Namun dalam pelaksanaankegiatan bisnis yang dipecah-pecah tersebut, yang masing-masing akan menjadiperseroan terbatas yang mandiri masih dalam kepemilikan yang sama denganpengontrolan yang masih tersentralisasi dalam batas-batas tertentu; artinyawalaupun perusahaan tersebut telah dipecah-pecah dan menjadi perseroan terbatastersendiri; tidak otomatis terpisah mutlak dari perusahaan holding.Untuk itu pecahan-pecahan perusahaan tersebut bersama-sama denganperusahaan-perusahaan lain yang mungkin timbul telah terlebih dahulu ada, denganpemilik yang sama atau minimal ada hubungan khusus, dimiliki atau dikendalikansuatu perusahaan yang mandiri pula yaitu holding company tersebut.

 

Sumber : wikipedia, dan

HASIM PURBA, SH, TINJAUAN TERHADAP HOLDING COMPANY,TRUST, CARTEL, DAN CONCERN, dan

Kuliahade’s Blog

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 11 March 2011 in Master Degree Stuff

 

Tags: , ,

One response to “Keserakahan Holding Company

  1. aedi

    5 January 2012 at 1:57 pm

    Judul dan isinya gak nyambung.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: